Throttle by Wire Nissan…. Membuat Konsumsi BBM Jadi Irit dan Effisien.

Nissan…. Salah satu pabrikan dari Jepang yang sempat mencuri perhatian lewat produk Nissan Terano serta keluarga Livina,  seakan tidak mau kalah dengan pabrikan Jepang lainnya untuk merebut hati konsumen Indonesia. Yah… beragam produk baru diberbagai segmen sudah diluncurkan mulai dari yang city car, MPV, D Cab serta SUV… Bahkan program promosi City Car Nissan March seolah juga tak mau kalah dengan City Car- city car lain yang sudah lebih dulu mengaspal… Oh ya… kalo mau liat kayak apa sih Nissan March itu??? silahkan baca di blognya Mas Saranto disini ( di artikel Mas Saranto, Nissan March diulas komplit dari A-Z). Nissan juga tidak mau kalah dengan pabrikan lain dalam hal penerapan teknologi pada produknya, salah satunya adalah teknologi yang bisa membuat kendaraan menjadi irit dan effisien. Teknologi yang membuat kendaraan menjadi irit dan effisien yang di sematkan oleh Nissan pada berberapa produknya adalah Throttle By Wire.Yah…. sebenarnya teknologi ini tidak termasuk teknologi yang baru dalam produk mobil, namun tidak semua produk mobil yang dipasarkan di Indonesia mengaplikasikan teknologi ini.

Apakah Throttle By Wire itu???

Throttle By wire adalah teknologi yang memungkinkan terjadinya pembakaran menjadi sempurna sehingga konsumsi bahan bakar menjadi  irit dan efisien. Untuk produk Nissan sendiri, teknologi Throttle By Wire sudah di aplikasikan pada produk keluarga Livina, All New X-Trail,  Serena, Teana serta pada varian Double Cabinnya yaitu NP 300 Frontier.

Apa bedanya dengan Sistem konvensional???

Pada kendaraan yang menggunakan sistem Throttle By Wire, tidak ada lagi hubungan mekanis antara pengemudi dengan mesin. Pengemudi tidak lagi mengontrol penuh bukaan katup gas. Sebagai gantinya komputerlah yang mengontrol penuh bukaan katup gas berdasarkan injakan gas dari pengemudi. Pada mobil yang sudah menggunakan Throttle By Wire, komputer  yang akan mengontrol penuh bukaan katup gas, banya sedikitnya suplai bahan bakar ini didasarkan  pada injakan pedal gas pengemudi. Jadi banyaknya bahan bakar serta udara yang masuk ke sistem pembakaran, semuanya dikontrol oleh komputer dan hasilnya adalah campuran bahan bakar dan udara menjadi pas sehingga pembakaran pun menjadi sempurna.

Pada sistem konvensional, pedal gas berhubungan langsung dengan katup mesin (throttle)melalui batang pengait atau kabel yang menghubungkan ke sistem injeksi bahan bakar atau karburator. Dan pengemudilah yang mengontrol penuh seberapa besar bukaan katup gas yang diinginkan. Pada sistem konvensional, katup gas bisa terbuka secara langsung begitu pedal gas diinjak, Lebarnya bukaan katup gas ini akan dibarengi dengan banyaknya bahan bakar yang masuk. Masalahnya akan muncul ketika katup gas langsung terbuka secara tiba-tiba semenra bahan bakar tidak tersuplai cukup, maka campurann bahan bakar akan menjadi tidak ideal.  Begitu juga ketika katup gas tertutup tiba-tiba saat pedal gas dilepas sementara bahan bakar masih disuplai, maka yang terjadi adalah pembakaran yang tidak sempurna. Hal inilah yang menjadikan konsumsi BBM sebuah kendaraan menjadi tidak efisien.

Komponen Throttle By Wire.

Ada tiga komponen pokok dalam sistem Throttle By Wire, yaitu :

  1. Pedal Position Sensor; sensor yang membaca seberapa dalam pedal gas diinjak oleh pengemudi.
  2. Electronic Controlled Throtle Body; katup gas yang bekerja secara elektronik yang menggunakan motor servo.
  3. Control Module; Komputer yang mengontrol sistem Throttle By Wire dan biasanya menjadi satu dengan komputer utama.

Prinsip Kerjanya Sebagai Berikut:

  1. Pada saat pedal gas diinjak, hambatan elektris pada sensor pedal berubah. Komputer akan mengetahui seberapa dalam pedal gas diinjak berdasarkan hambatan elektris yang berubah.
  2. Setelah itu komputer juga akan membaca data-data dari sensor lain, seperti putaran mesin (rpm), beban mesin, kecepatan mobil dan posisi gigi yang sedang digunakan. Komputer akan mengolah semua data itu. Data itu digunakan oleh komputer sebagai dasar untuk menghitung seberapa besar bukaan katup gas yang diperlukan.
  3. Kemudian komputer akan mengirim sinyal ke electronic controlled throttle body untuk membuka katup gas  mencapai posisi tertentu sesuai hitungan yang terbaca oleh komputer. Bagian dari katup gas akan mencatat posisi opening dari katup dan memberitahukan ke komputer kembali. Dengan demikian komputer akan tahu posisi katup gas sebenarnya sehingga semua bagian gas bekerja secara sempurna.

Nah… dengan sistem seperti ini pembakaran di ruang bakar akan lebih sempurna karena tidak hanya didasarkan pada injakan gas pengemudi, namun di dasarkan pada beberapa sensor diatas. Pembakaran yang sempurna akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi effisien serta irit…..

Sekian dan semoga berguna…

Salam;

Joe Trizilo

Berusaha berbagi walau satu huruf

Source :

Nissan

10 thoughts on “Throttle by Wire Nissan…. Membuat Konsumsi BBM Jadi Irit dan Effisien.

  1. om joe, pengganti avanza jd nissan march yaa…sekedar saran coba cri review suzuki splash…dan klo menurut ane dr segi performa berbanding keiritan konsumsi BBM, splash unggul…

  2. Memang sangat berguna sekali ETCS ini. Saya bandingkan Altezza saya dengan IS 200 yang belum ada Drive-by-Wire, rupanya ada efisiensi cukup signifikan.

    Memang sih ada lag antar buka-tutup gas, tapi bisa ditanggulangi dengan pakai roda gila yang lebih ringan🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s